Langsung ke konten utama

ES, Manfaat dan Mitosnya.

Blogger, kali ini, saya ingin menulis tentang Es. Kenapa es? Yah, karena Es menyimpan banyak manfaatnya bagi kehidupan manusia. Selain itu, saya ingin memperbaiki hal yang tidak benar tentang es alias mitos tentang es yang beredar di kehdupan kita.
Nah, blogger, silakan menyimak dan semoga bermanfaat. ^.^.


MANFAAT ES :


1. Membantu Menutup Pori pori wajah 


    Nah, manfaat yang satu ini, mungkin bisa dijadikan referensi bagi wanita terutama bagi wanita yang sangat memperhatikan kecantikannya. Wanita pasti sangat suka untuk menggunakan masker. Nah, setelah masker digunakan atau dbersihkan biasanya pori pori di wajah terbuka. nah, untuk membantu menutup pori pori wajah, sebaiknya menggunakan es batu untuk mempercepat tertutupnya pori pori wajah. Selain itu, es batu juga bisa digunakan sebelum menggunakan riasan atau make up, sehingga hasil make up bisa lebih bagus dan tidak cepat luntur. Caranya, bila ingin menggunakan make up di pagi harinya, kompreskan wajah dengan es batu pada malam harinya.
Es batu juga bisa membantu untuk menghilangkan lingkaran hitam di sekitar bawah mata kita dan mencegah bibir kita kering. 


2. Mengobati Luka, Lebam atau Cedera. 
    
    Cedera saat berolahraga sering dialami oleh semua orang. sayangnya selama ini orang lebih sering melakukan hal-hal yang salah seperti memijat dan mengoleskan balsam untuk menyembuhkannya. Padahal pengobatan yang tepat untuk semua cedera olahraga adalah istirahat, kompres dengan es pada daerah yang cedera, dan dibalut. 
Menurut sumber referensi yang saya baca, es batu menyebabkan pembuluh darah mengkerut, membantu mengurangi peradangan dan nyeri serta bisa memberhentikan terjadinya pendarahan, sehingga mencegah terjadinya infeksi.
Daerah yang cedera mengalami pembengkakan karena cairan merembes dari dalam pembuluh darah, memberikan kompres es akan menyebabkan pembuluh darah mengkerut, karena dingin akan mengurangi kecenderungan merembesnya cairan sehingga mengurangi jumlah cairan dan pembengkakan di daerah yang terkena. selain itu, dapat menurunkan suhu kulit di sekitar daerah yang terkena bisa mengurangi nyeri dan kejang otot. Dingin juga akan mengurangi kerusakan jaringan karena proses seluler yang lambat. 


3. Mengawetkan Makanan


   Es sangat bermanfaat dalam mengawetkan bahan makanan seperti sayuran, buah, ikan dan daging. Pada suhu dingin, dapat mengawetkan makanan sampai beberapa hari. Karena suhu dingin, mengakibatkan terbatasnya ketersediaan air dimana pertumbuhan bakteri mikroorganisme penyebab makanan busuk berjalan sangat lambat. 


MITOS TENTANG ES :


Ada beberapa mitos tentang es, dan tidak semua mitos itu benar adanya. Adapun mitos tentang es adalah :


1. Mitos Es, dapat Menyebabkan Janin Besar 
    
    Es batu atau air es tidak ada pengaruhnya terhadap membesarnya janin. Dalam pengetahuan dan ilmu kedokteran tidak ada yang menyebutkan es batu dapat menyebabkan janin lahir besar. Malah air es bagus diminum ibu hamil karena dapat melancarkan metabolisme tubuh dan mengurangi panas berlebihan juga melancarkan pencernaan saat ibu hamil.
Yang membuat janin besar adalah jika es atau air es tersebut dicampur dengan gula atau sirup, dimana kandungan gula akan menyebabkan janin dan ibu hamil menjadi obesitas dan bisan menaikan kadar gula darah ibu hamil. Jadi, bagi ibu hamil, tidak masalah untuk minum air es, asal tidak dicampur dengan gula atau minuman yang manis. 


2. Mitos Es, dapat menyebabkan batuk dan pilek


   Es batu bukanlah penyebab batuk dan pilek. Yang menyebabkan batuk dan pilek adalah bakteri dan virus. Es yang masuk ke dalam mulut akan meleleh karena pengaruh suhu tubuh. Jadi saat es masuk ke dalam kerongkongan suhu es pun sudah tidak dingin lagi. 


3. Mitos Es, dapat menyebabkan kegemukan


   Es bukanlah penyebab kegemukan atau obesitas. Sampai saat ini, tidak ada literatur atau kata pakar ahli yang menyebutkan es dapat menyebabkan kegemukan.


4. Mitos Es, tidak boleh diminum saat sakit


    Larangan makan es, atau es krim saat sakit juga merupakan anggapan yang salah. Pada saat sakit seperti demam, tubuh kita membutuhkan banyak cairan agar terhindar dari dehidrasi. Es atau pun es krim mengandung banyak air yang sangat berguna sebagai penyedian cairan tubuh. 
    Yang tidak boleh minum es atau es krim adalah orang yang sakit radang tenggorokan, asma, dan amandel karena dengan suhu dingin dapat menyebabkan penyakit penyakit tersebut kambuh. 



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Konsep Dasar Pre Eklamsi Berat (PEB)

KONSEP DASAR PRE EKLAMPSI BERAT (PEB)
A.PENGERTIAN Klasifikasi hipertensi kehamilan yang paling umum dipakai saat ini (Consensus Report,1990) adalah : ·Preeklampsia-eklampsia -Ringan -Berat ·Hipertensi Kronis (sudah ada sebelum hamil) ·Hipertensi kronis dengan preeclampsia-eklampsia ·Hipertensi sementara Preeklamsi berat (PEB) merupakan suatu penyakit vasospastik yang melibatkan banyak sistem dan ditandai oleh hemokonsentrasi, hipertensi, proteinuria dan terkadang disertai edema kaki dan tangan. Preeklampsi berat (PEB) adalah suatu komplikasi kehamilan yang ditandai dengan timbulnya hipertensi (tekanan darah) 160/110 mmHg atau lebih yang disertai proteinuria dan/atau edema pada kehamilan 20 minggu atau lebih (akhir triwulan kedua sampai triwulan ketiga) atau bisa lebih awal terjadi.
B.ETIOLOGI Penyebab pasti dari Preeklampsi berat (PEB) masih belum diketahui, namun beberapa penelitian menyebutkan ada beberapa faktor yang dapat menunjang terjadinya preeklampsia berat. Faktor-faktor tersebut anta…

ASUHAN KEPERAWATAN PRE EKLAMPSI BERAT (PEB)

ASUHAN KEPERAWATAN PREEKLAMPSIA BERAT (PEB)
RENCANA ASUHAN KEPERAWATAN TERHADAP PREEKLAMPSIA BERAT
1.PENGKAJIAN Pengkajian yang dilakukan terhadap ibu preeklampsi berat antara lain sebagai berikut : a.Identitas umum ibu b.Data riwayat kesehatan vRiwayat kesehatan dahulu -Kemungkinan ibu menderita penyakit hipertensi sebelum hamil -Kemungkinan ibu mempunyai riwayat preeklampsia pada kehamilan terdahulu -Biasanya mudah terjadi pada ibu dengan obesitas -Ibu mungkin pernah menderita penyakit ginjal kronis
vRiwayat kesehatan sekarang -

Kortikosteroid dan NSAID, mana yang lebih baik? (Just Preview)

NSAID dan kortikosteroid memang merupakan dua obat yang sering kita temukan dalam resep. Terkadang hanya salah satu yang diresepkan namun terkadang keduanya.


NSAID (Non Steroid Anti Inflammatory Drug), obat ini berfungsi untuk anti inflamasi sekaligus juga memiliki efek antipiretik dan analgesik. 


Sementara kortikosteroid juga berfungsi untuk anti inflamasi.


Lalu, apa perbedaan, kelebihan dan kekurangan mereka masing-masing? Dan mana yang lebih baik?


NSAID sering dijadikan obat first-line untuk nyeri. Jenis-jenisnya pun banyak. Contohnya seperti Naproxen, Ibuprofen, Indometacin, Celecoxib dan lain-lain. Masing-masing punya dosis yang berbeda-beda.


NSAID umumnya cocok diberikan untuk nyeri ringan dan nyeri sedang ataupun nyeri kronik saat pasca bedah tetapi tidak untuk nyeri hebat seperti akibat terpotongnya saraf aferen.


Sedangkan kortikosteroid jarang sekali dijadikan obat first-line. 
Beberapa orang memberi kortikosteroid dengan julukan “obat yang keras”


Pemberian kortikosteroid sebenarnya …